Status
Diterbitkan
BAB 2 (Kelas 10 Semester 1) PAI & Budi Pekerti BAB 2 => Memahami hakikat & mewujudkan Ketauhidan dengan Syu’abul (Cabang) iman
Deskripsi
Pernahkan Anda mendengar cabang-cabang iman? Iman ialah kepercayaan yang meresap ke dalam hati, dengan penuh keyakinan, tidak bercampur syak dan ragu, serta memberi pengaruh bagi pandangan hidup, serta tingkah laku dan perbuatan sehari-hari. Setiap manusia pada hakikatnya memiliki keyakinan adanya Tuhan. Bahkan seorang ateis pun Ketika dalam kondisi ia akan berharap pada Zat Yang Maha mengabulkan doa. Dalam ajaran islam, iman terbentuk dari enam rukun. Apabila tidak mempercayai salah satu dari keenam rukun tersebut, maka hilanglah keimannya. Mempercayai rukun iman hukumnya wajib bagi setiap umat islam. Iman juga terbagi dalam berbagai cabang. Cabang tertinggi adalah kalimat Laa ilaaha illa Allah dan cabang terendah adalah menyingkirkan duri di jalanan. Sebagai umat islam, kita harus memahami hakikat dan mewujudkan ketauhidan dengan syu’abul iman (cabang-cabang iman). Pada pembelajaran berikut, Anda akan mempelajari tentang syu’abul iman. Pelajari dengan saksama!
Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik dapat:
1. Menganalisis makna syu’abul iman (cabang-cabang iman), pengertian, dalil, macam dan manfaatnya;
2. Mempresentasikan makna syu’abul iman (cabang-cabang iman);
3. Meyakini bahwa dalam iman terdapat banyak cabang-cabangnya;
4. Menerapkan beberapa sikap & karakter sebagai cerminan cabang iman dalam kehidupan
Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi, siswa diharapkan mampu:
1) Mengomunikasikan definisi iman & definisi syu’abul iman
2) Menyajikan dalil naqli tentang syu’abul iman
3) Menyebutkan syu’abul iman pada bagian hati, lisan, & perbuatan
4) Menyebutkan tanda-tanda orang beriman
5) Menyajikan problematika praktik keimanan di sekitar kita
Daftar Modul
Modul 1: Definisi iman
1 Pelajaran
Modul 2: Macam-macam Syu'abul iman
1 Pelajaran
Modul 3: Tanda-tanda orang beriman
1 Pelajaran